Windows 10 terlalu Agresif!! Mendorong Penggunanya untuk Terus selalu Update
Microsoft mungkin bisa berbangga dengan OS Windows 10
miliknya, namun raksasa software ini mendapat banyak kritikan dari caranya yang
terlalu agresif mendorong update Windows 10. Hal tersebut diklaim perusahaan
agar dapat meningkatkan seluruh pengalaman dengan Windows 10 Creators Update,
namun hal tersebut membebani pengguna yang menggunakan koneksi internet
bertarif kuota.
⠀
Meski update terbaru membawa perbaikan, namun perusahaan juga telah menunjukkan
bahwa versi terbaru dari Windows akan terus men-download update secara otomatis
dimana perusahaan merasa ini yang diperlukan untuk menjaga Windows dapat
berjalan dengan lancar.
⠀
Ini berarti bahwa jika Anda menggunakan koneksi internet kuota atau sistem
tagihan di akhir bulan, di mana kuota setiap bulannya terbatas maka itu akan
cepat ludes atau tagihan membengkak ketika update Windows 10 berjalan.
Mudah-mudahan, perusahaan tidak akan mendorong update besar dan berat secara
otomatis hanya karena memutuskan bahwa update mereka benar-benar penting untuk
memastikan bahwa Windows terus berjalan lancar.
Baca Juga : Daftar
10 Negara Dengan Internet Paling lambat di tahun 2017. Apakah Indonesia
termasuk?
Ketika dihubungi untuk informasi lebih lanjut dengan Supersite Windows,
Microsoft menjelaskan bahwa sementara ini akan menghindari bergulirnya patch
besar untuk download secara otomatis, sistem akan men-download perbaikan
kritikal sendiri. Namun, perusahaan belum menetapkan ambang batas sehingga
tidak jelas berapa banyak Windows 10 update yang di-download secara otomatis.
⠀
Tentu bagi pengguna Windows 10 yang bergantung pada koneksi internet terbatas
ingin terbebas dari update besar yang tanpa disadari berjalan dengan
sendirinya. Diharapkan Microsoft memberikan kejelasan lebih lanjut tentang hal
ini dan menempatkan pengguna dengan koneksi internet terbatas dengan nyaman
tanpa khawatir kuota internet akan ludes.
⠀
Ini berarti bahwa jika Anda menggunakan koneksi internet kuota atau sistem tagihan di akhir bulan, di mana kuota setiap bulannya terbatas maka itu akan cepat ludes atau tagihan membengkak ketika update Windows 10 berjalan. Mudah-mudahan, perusahaan tidak akan mendorong update besar dan berat secara otomatis hanya karena memutuskan bahwa update mereka benar-benar penting untuk memastikan bahwa Windows terus berjalan lancar.
Ketika dihubungi untuk informasi lebih lanjut dengan Supersite Windows, Microsoft menjelaskan bahwa sementara ini akan menghindari bergulirnya patch besar untuk download secara otomatis, sistem akan men-download perbaikan kritikal sendiri. Namun, perusahaan belum menetapkan ambang batas sehingga tidak jelas berapa banyak Windows 10 update yang di-download secara otomatis.
⠀
Tentu bagi pengguna Windows 10 yang bergantung pada koneksi internet terbatas ingin terbebas dari update besar yang tanpa disadari berjalan dengan sendirinya. Diharapkan Microsoft memberikan kejelasan lebih lanjut tentang hal ini dan menempatkan pengguna dengan koneksi internet terbatas dengan nyaman tanpa khawatir kuota internet akan ludes.
0 Response to "Windows 10 terlalu Agresif!! Mendorong Penggunanya untuk Terus selalu Update"
Post a Comment